Powered By Blogger

Minggu, 08 Maret 2009

ജക്കാര്ത്ത,ഓ.......,jakarta

Dinamika kehidupan di Jakarta bergerak sangat cepat, yang pastinya jauh lebih cepat daripada laju kendaraan setiap pagi di ibukota ini yang tidak pernah lepas dari kata mecet.Pergerakan ini tidak lepas dari kebijakan yang membuat semua aspek kehidupan dinegara ini bertumpu di kota ini. Jakarta adalah ibukota negara dan pusat pemerintahan dan juga pusat ekonomi yang semuanya mengarah pada kesembrautan kehidupan di kota metropolitan ini.Kesembrautan yang ingin dilihat dari sekian macam kesembrautan adalah masalah transportasi.
Hidup di jakarta mesti siap dengan stress yang tingggi, ini salah satunya disebabkan tidak adanya kenyamanan dalam bertransportasi di ibukota ini.Mau pilih jenis angkutan apapun tidak lepas dari masalah.Naik metromini atau kopaja ataupun angkot, kita kan berhadapan dengan kondisi mobil yang sudah reot,sopir yang ugal-ugalan, suka nurunin penumpang asal-asalan malah saat mobil masih belum dipinggir penumpang sudah disuruh turun,banyaknya copet, dan masih seabrek jelek yang lain ada pada angkutan jenis ini.alternatif kedua naik motor, sama saja tidak nyamannya, volume kendaraan yang membludak membuat motor pun akan susah melajunya, ditambah pula plin plan nya para aparat dan petugas busway dalam memberi ijin untuk lewat jalur busway sungguh sangat meresahkan. Contohnya disalah satu penjaga busway memboleh kan pemakai motor memakai jalur busway tapi diujung jalan sudah ada petugas yang mencegat dan menilang, sungguh benar benar membingungkan.Kalau pakai mobil pribadi maka kakai anda akan pegal untuk nginjak rem mlulu karena macetnya Jakarta yang sangat dahsyat.Sejarang kita bahas angkutan masssal yang cukup fenomenal, dibilang fenomenall karena dalam pembangunannya penuh dengan pro kontra yang cukup luar biasa. Ternyata busway sama saja tidak nyaman juga.Tiap pagi dan tiap jan pulang kerja bisa dilihat msnusia disusun seperti ikan sardeb di dalam busway, belum lagi antrian yang sangat pamjang dihalte-halte shelter ini sangat melelahkan.Belakangan ini saya mulai melihat ada korna berjatuhan akibat antrian itu, yaitu adanya yang pingsan karena kekurangan oksigen akibat desakan-desakan dalam antrian.Hal ini belum lagi ditambah dengan masih banyaknya mobil dan motor yang ikut ikutan masuk di jalur busway.Jadinya busway kadang juga mengalami yang namanya macet, terus apa bedanya dengan angkutan lain?Satu lagi hal yang memperparah yaitu sangat jeleknya sanitasi di Jakarta, hujan cuma beberapa jam saja jalan-jalan sudah tergenang, yang pastinya makin memperparah macet di ibukota ini.semua hal itu juga disebakan makin padatnya penduduk dijakarta. arus urbanisasi masih sangt gencar menyerbu jakarta, sehingga daya dukung kota kalah oleh banyaknya penduduk.
Pemerintah seharusnya berani mengambil langkah yang ekstrim dalam memecahkan berbagai kesembarutan di ibukota ini.Ya misalnya saja memindahkan pusat pemerintahan keluar jakarta, kalau perlu ke luar jawa supaya isu pemerataan pembangunan bukan cuma isapan jempol . Dengan demikian maka jakarta bukan jadi tujuan utama arus urbanisasi, sehingga jumlah penduduk jakarta dapat terkendali.